Sebelum Ulang Tahunmu.

by chachathaib

Baru kemarin kubilang,
bahwa hujan seringnya berkonspirasi dengan rindu.
Lantas malam ini terulanginya lagi, beberapa jam sebelum ulang tahunmu.
Bagaimana mungkin sedih tidak menghinggapiku,
berdiam cukup lama menimang-nimang apa akan aku meneteskan air mata.
Bantalku basah, rinduku belum juga lelah.
Rabu masih terlalu lama untuk kita merencanakan berjumpa.
Aku inginnya esok ke kota mu untuk mengucapkan selamat atas usia barumu, yang selanjutnya akan kau tempuh sebagai Imamku.
Tapi Tuhan lagi-lagi inginnya aku bersabar dulu.
Sampai bertemu hari Rabu.