“Aku cinta kamu. . cuma kamu.”

by chachathaib

21:27
21 Januari 2013.

Mataku basah, lantaran selesai menyaksikan tayangan Just Alvin yang membahas tentang Cinta Untuk Ainun. Tayangan itu menghadirkan Bapak Habibie sendiri dan mengulas lagi tentang cinta sejati beliau.
Tapi rupanya bukan hanya itu yang membuat mata saya lebih basah lagi, bahkan air mata yang jatuh jauh lebih deras.

Insecure berlebihan, ditambah tidak berasalan.
Menjadikanku jauh lebih rapuh, lebih cengeng, tapi untungnya aku sadar bahwa itu membuang-buang waktu.
Karena…

“Aku mau dipeluk..”

“Sini sayangkuuuuu. Aku ga kemana mana. kamu nya yang “ngilang” dari tadi siang.”

“U know how this kinda things get me upset :’)”

“Masa lalu aku itu sayang’ yang ga akan jauh lebih baik dari masa sekarang aku :)”

“maafin aku..”

“Ga masalah sayangkuuuuu sabar yah nanggepin cobaan ini :’)”

“Promise me that you’ll love me to the fullest..”

“Semenjak ketemu juga aku udah ga setengah setengah buat jalanin hidup sama kamu sayang :’)”

“Say it…please…”

“Udah sering aku sebut tiap hari sayang :’) aku cinta kamu . . Cuma kamu . . Dan jujur aku ga pernah berharap apa apa dari kata kata itu . . Walaupun sekarang ini dalam kenyataanya kamu ga mencintai aku . .Aku bukan orang yang suka maksa buat kamu harus cinta aku juga :)”

“Aku cinta kamu juga.. Aku cinta kamu, sayang.”

“Terima kasih :)”

“Sama sama sayang :’) terima kasih”

“Aku ga bisa describe saat pertama kali nya bertemu kamu di lantai 2, jalan sulanjana 15 belas sayang . . Kamu tau kata yang lebih tinggi dari “seneng” ? Itu mungkin kata kata yang pas. Dan terima kasih juga kamu udah dengan rendah hati nerima pinangan aku di Ciamis. Dan akhirnya Allah udah tetapin tanggal buat kita nikah di 10 Maret 2013 nanti :’) sabar yah sayang ngehadapin dan ngejalanin semua ini . . Kamu ga sendiri . . Kita berdua yang jalani :’)”

Aku memandangi layar ponselku.
Satu tetes air mata baru saja jatuh menyentuh layarnya.