Sepotong Ingatan Tentang Kamu

by chachathaib

Aku tidak pernah memaksakan hati, aku membiarkannya mencari rumah sendiri.
Bukan inginku jika akhirnya Ia berdiam di kamu. Siapa yang bisa disalahkan jika di sana baginya ada kenyamanan?

Sehangat pelukan, senyummu kini yang paling sulit aku lupakan.
Semanis teh leci, binar matamu kini yang paling sering membuatku jatuh cinta lagi.
Berulang segala rekam kenangan, tentang kita yang selalu saling merindukan.
Berulang segala puisi dalam ingatan, tentang kita yang selalu berbagi kecupan.

Bukan mauku untuk tidak memberimu kepastian,
tapi bersama kamu, tidak lebih dari sekadar cerita karangan.
Yang akhirnya belum tentu berbahagia, yang akhirnya hanya meninggalkan luka.