Semua Tentang Kita (Aku, kamu dan Dia)

by chachathaib

Aku bersama kekasihku ketika itu, sesaat sebelum terdengar lagu “Semua Tentang Kita” di radio kesukaanku.

“Teringat di saat kita tertawa bersama, ceritakan semua tentang kita”

Pikiranku melayang jauh, mengenang lagi tentang kamu yang seharusnya duduk di sampingku, menggantikan kekasihku.
Aku mengenang tawa kita di antara dua cangkir teh malam itu, ketika kita memilih menyudahi semuanya. Semua yang kita mulai dengan salah, semua yang kita menangkan demi ego dan nafsu di atas pertaruhan masa depanku bersama kekasihku.
Masih ingatkah kamu tentang janji untuk tidak saling meninggalkan waktu itu? Di atas ranjang ketika kita selesai berpelukan.
Masih sama kah perasaanmu, yang bilang bahwa kamu hanya akan jatuh cinta lagi jika bertemu yang serupa denganku?

Beberapa tentangmu membekas di hidupku, membekas di kepala, membekas di tubuhku. Aku ingat peluh di antara cium dalam temaram lampu. Masih ingat kah kamu?
Tentang kamu, tentang aku, tentang kita yang bertemu dalam keadaan masing-masing telah dimiliki orang lain, lantas kita menyalahkan waktu.

“Aku nggak mungkin mempertaruhkan pernikahanku demi ketidakjelasan bersama kamu…”
“Lalu?”
“Aku juga nggak tau, aku masih berat juga melepaskan kamu”

Ada isak yang harusnya aku keluarkan malam itu, tapi aku tahu kamu tidak suka melihat aku menangis. Maka aku menahannya.

“Kamu mau aku jatuh cinta lagi?”
“Iya”
“Cari satu lagi orang yang seperti kamu”

Aku terdiam. Aku tahu itu hal sulit, aku tahu kamu memperlambat perpisahan kita.

“Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
Tuk hapuskan semua sepi di hati”

Lamunanku tentangmu terhenti, pada bait itu aku menatap lagi kekasihku. Dia begitu tenang, begitu baik, begitu naif sampai tidak tahu bahwa dirinya telah aku bohongi berkali – kali.
Aku tersenyum kecut, melihat wajahnya tapi yang kuinginkan keberadaanmu.
Semua kerumitan tentang kita yang tidak selesai, semua perselingkuhan indah yang aku pertahankan, sebuah masa depan yang aku pertaruhkan.

Terinspirasi dari lagu Peterpan : Semua Tentang Kita

#CerpenPeterpan