Dua Cangkir Terakhir

by chachathaib

Berapa banyak cinta yang menyesap di lidahku,
dari dua cangkir teh yang menemani kita malam ini.
Sisa di langit – langit mulutku akan meninggalkan cerita tentangmu.

Perbincangan seru sayup ku dengar,
di sela – sela gemuruh debar.
Semua yang tentang kamu dan rindu yang tidak gentar.

Malam semanis senyum,
cahaya bulan meranum,
dan sepasang hati yang berteriak ingin dipersatukan.
Sebatas dua cangkir teh, sebesar cinta, seluas harapan.

Hai, Kamu.
Jatuhkanlah lagi cintamu pada selain aku,
Aku tahu seberapa letihnya kamu terlalu lama menungguku.